Menganalisis Pengujian Kadar Air Dari Berbagai Simplisia Bahan Alam Menggunakan Metode Gravimetri

  • Jihan Rosmayati Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Ayu Wandira Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Cindiansya Cindiansya Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Riswanti Frida Anandari Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Sri Anbar Naurah Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Lia Fikayuniar Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: Kadar air, simplisia, metode gravimetri, simplisia bahan alam

Abstract

Bunga Kamboja (Plumeria acuminata L.) memiliki kandungan yang bersifat antioksidan dan antibakteri yaitu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, steroid dan glikosida. Dari hasil penelitian uji kadar air dapat dilihat hubungan kadar air dengan lama pengeringan menunjukan semakin lama pengeringan yang diberikan maka semakin rendah nilai kadar air bunga kamboja, nilai rata-rata kadar air yang tertinggi adalah 50, 30% yaitu pada perlakuan dengan lama pengeringan 4 jam, sedangkan kadar air terendah adalah 20, 91% dengan perlakuan lama pengeringan 16 jam. Hal ini dapat dinyatakan bahwa lama pengeringan sangat mempengaruhi jumlah kadar air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kadar air dari ekstrak bunga kamboja dengan beberapa literature sebelumnya

References

Badan Pengawasan Obat Dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Persyaratan Keamanan Dan Mutu Obat Tradisional. Kepala BPOM. Jakarta. Indonesia.

Cahya, D., & Prabowo, H. (2019). Standarisasi Spesifik dan Non Spesifik Simplisia dan

Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.). Jurnal Farmasi Udayana,

(1), 29

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1977). Material Medika Indonesia Jilid 1.

Jakarta : Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan.

Depkes Republik Indonesia. (1995). Farmakope Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Depkes RI. Halaman: 39,970, 1061, 1135, 1139, 1192.

Gunawan, D. & Mulyani, S., (2010). Ilmu Obat Alam (Farmakognosi) Jilid 1.Penebar Swadaya. Jakarta

Handayani, S., Wirasutisna, K., & Insanu, M. (2017). Penapisan Fitokimia Dan Karakterisasi Simplisia Daun Jambu Mawar (Syzygium jambos aiston). Jf Fik Unimam, 5(3), 179-180.

Herawati D., Nuraida L., & Sumarto. (2012). Cara Produksi Simplisia yang Baik. Bogor :

Institut Pertanian Bogor

Kualitas Simplisia Lempuyang Wangi (Zingiber aromaticum L.). Buletin Anatomi

Dan Fisiologi, 21(1),

Soetarno, S. dan Soediro, I.S. (1997). Standarisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Bahan Obat Tradisional. Presidium Temu Ilmiah Nasional Bidang Farmasi.

Sudarmadji, S., Haryono, B., & Suhardi. (2007). Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta.

Wahyuni, T. & Syamsudin, A. (2014). Pemanfaatan Tanin Ekstrak Daun Jambu Biji terhadap Laju Korosi Besi dalam Larutan NaCl 3% (w/v). Jurnal Konversi. 3(1):45–52.

Winangsih, Prihastanti, E., & Parman, S. (2013). Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap kualitas simplisia lempuyang wangi (Zingiber Aromaticum). Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 21.1.

Published
2023-08-30
How to Cite
Rosmayati, J., Wandira, A., Cindiansya, C., Anandari, R., Naurah, S., & Fikayuniar, L. (2023). Menganalisis Pengujian Kadar Air Dari Berbagai Simplisia Bahan Alam Menggunakan Metode Gravimetri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 190-193. https://doi.org/10.5281/zenodo.8299996

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>