STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA MELALUI BUMDES DI DESA KEDUNGPARI
Abstract
Bumdes harus dilakukan secara profesional, kooperatif, dan mandiri sesuai dengan karakteristik lokal dan ciri sosial budaya masyarakat.Pada tahun 2015 dana desa pertama kalinya diluncurkan sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Hasil dari survei tersebut adalah selain mayoritas masyarakat kedungpari bekerja sebagai petani, kebanyakan masyarakat memiliki usaha sendiri atau UMKM yang didominasi oleh UMKM kuliner. Dengan hasil yang telah diterima serta saran dari beberapa masyarakat, memutuskan untuk mengadakan event Festival Wisata Kuliner dan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun dan menjadi suatu wisata yang akan menarik wisatawan.
Maka perlu dibentuk adanya paguyuban, sebagai pendorong UMKM yang ada di desa kedungpari agar lebih maju dan terstruktur. Kegiatan Festival Wisata Kuliner Kedungpari Duwe Gawe dimaksudkan untuk memperkenalkan wisata kuliner UMKM yang ada di Desa Kedungpari agar lebih dikenal dan mampu memperluas jangkauan pasar dari adanya festival bentuk bazar ini. Keragaman potensi ini memerlukan sebuah wadah yang dapat mengakomodasi masing-masing potensi sehingga dapat menjangkau pasar lebih luas dalam mempromosikan produknya dan mengembangkan produk baru. Program pembentukan paguyuban UMKM dilaksanakan dengan pemberdayaan para pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang telah diprogramkan dan direncanakan.
References
Ayu, M., Azriya, N., & Windari, K. T. (2020). Tata kelola dan administrasi BUMDes. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 1(01), 1-10.
Paradise, P., Munikhah, I. A. T., & Astiti, S. (2022). AKTIVITAS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PENGEMBANGAN BUMDES SAWANGAN, KECAMATAN KEBASEN, KABUPATEN BANYUMAS. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(7), 5389-5400.
Wardana, M. A., Lestari, D., Wijaya, N. S., Parwati, K. S. M., & Nirmala, B. W. (2022). Peningkatan Kompetensi Perangkat Desa Tegal Harum dan Pengelola BUMDes. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 92-98.
Putra, I. N. N. A., Bisma, I. D. G., Andilolo, I. R., & Mandra, I. G. (2019). Peningkatan peran badan usaha milik desa (BUMDES) dalam mendukung pengembangan tenun di Desa Sukarara. Jurnal Abdi Insani, 6(3), 422-431.
Agustiani, M., & Erlina, F. (2022). Pembentukan Paguyuban Umkm Hanania Desa Karangklesem Purbalingga Guna Meningkatkan Pendapatan UMKM. Kampelmas, 1(1), 65-72.
Putri, V. A., Hariyono, H., & Sari, E. P. (2018). GAMBARAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA LANSIA (Studi pada Posyandu Lansia Dusun Sumberwinong Desa Kedungpari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang). Jurnal Insan Cendekia, 4(2). https://doi.org/10.35874/jic.v4i2.311
Perdana, M. A., Putra, A. P., & Rusmawan, P. N. (2023). Peningkatan Strategi Promosi Pariwisata Budaya Festival Event Kuliner Tradisional di Desa Pondoknongko Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 263–270. https://doi.org/10.54082/jamsi.638
Rahayu, N. S., & Giri, K. R. P. (2022). KAJIAN PERENCANAAN STAN DAN PANGGUNG PADA KEGIATAN PEMOGAN FESTIVAL DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN UMKM. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(3), 1309. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i3.8730
Rusmawan, P. N., Zalzilah, A. N., & Perdana, M. A. (2022). Penanaman Biji Bunga Matahari untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata Budaya Didusun Palu Kuning Banyuwangi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(4), 1285–1292. https://doi.org/10.54082/jamsi.414
Zuhroh, S., & Kunti, D. A. (2021). Peningkatan Kualitas Produk Dan Promosi Penjualan Pada Paguyupan Pedagang Kuliner Alun-Alun Jombang. COMVICE: Journal Of Community Service, 5(1), 21–26. https://doi.org/10.26533/comvice.v5i1.768


