Program Pembelajaran Membaca Permulaan guna Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Berkesulitan Belajar Spesifik (Disleksia)

  • Winda Safarina Universitas Pendidikan Indonesia
  • Budi Susetyo Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Program pembelajaran, membaca permulaan, Anak Berkesulitan Belajar Spesifik, Disleksia.

Abstract

Terhambatnya kemampuan membaca pada seseorang dapat menjadi masalah yang kompleks dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan khususnya bagi anak berkesulitan belajar spesifik. Kasus di lapangan memberikan gambaran bahwa kesulitan tersebut perlu ditangani sedini mungkin yang dapat dilakukan dengan menyusun layanan pembelajaran secara terprogram berdasarkan hasil asesmen guna mengoptimalkan kemampuan anak sesuai dengan perkembangan usia semestinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan program yang ditujukan untuk salah satu siswa SMP Islam Al-amanah Cileunyi kelas XI yang mengalami disleksia ditunjukkan dengan kemampuan membaca pada tahap membaca permulaan sehingga peneliti merumuskan program yang berfokus pada aspek membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, assessment dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data komprehensif sebagai bahan perumusan program agar relevan dengan kondisi lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh berupa program tertulis (hipotetik) yang memuat rumusan pemikiran, tujuan, materi, strategi, dan evaluasi yang telah divalidasi bersama dosen ahli dan guru pendidik di sekolah sehingga program yang telah dibuat dapat dikatakan layak untuk digunakan sebagai panduan dalam mengimplementasikan pembelajaran membaca permulaan kepada subjek.

References

Dalman. 2014. Ketrampilan Membaca.Jakarta: PT GrafindoPersada

Dhieni, Nurbiana dkk. 2005. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka

Farida, Rahim. (2007). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara

Hallahan, D. F, Kauffman, JM, & Lloyd, JW .1985. Pengantar Ketidakmampuan Belajar. Jersey Baru: Prentice-Hall Inc.

Lisdayanti Ni Putu, I Kt. Ardana, I. B.Gd. Suryaabadi. 2014. Pengaruh Model

Lovitt, T.C. 1989.Introduction Learning Disabilities, Boston: Allyn and Bacan.

Muammar. (2020). Membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Mataram : Sanabil

Pembelajaran Kooperatif Talking Stick Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus 4 Baturiti. e-Journal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD. Vol: 2 No:1.

Ritawati, Wahyudin. 1996. Bahan Ajar Pendidikan Bahasa Indonesia di Kelas-kelas Rendah SD. Padang. IKIP

Rochyadi, E. 2010. Pengaruh Kesadaran Linguistik dan Kesadaran Persepsi Visual Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(7), 75-89. (https://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/510).

Sareb Putra, Masri. 2008. Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini. Jakarta: P.T Indeks

Sari, V. T. (2015). Disleksia. Surakarta: Era Pustaka Utama.

Sunarti, M Subana. 2011. Strategi belajar mengajar Bahasa Indonesia berbagai pendekatan, metode teknik dan media pengajaran. Bandung: CV Pustaka Setia.

Published
2024-05-09
How to Cite
Safarina, W., & Susetyo, B. (2024). Program Pembelajaran Membaca Permulaan guna Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Berkesulitan Belajar Spesifik (Disleksia). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(8), 1022-1029. https://doi.org/10.5281/zenodo.11159691