Generasi muda dalam menanggapi isu kelompok ekstremis

  • Muhammad Zaky Universitas Pembangunan Veteran Negri Jakarta
  • Kayus Kayowuan Lewoleba Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Rifa Atiyyah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Mulyadi Mulyadi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Suci Eryzka Marza Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Ronald Manalu Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Abstract

Penelitian ini menggali dalam fenomena kelompok ekstrimisme di Indonesia, dengan fokus pada faktor-faktor yang memicu radikalisasi dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendalam ke sejarah, ideologi, dan strategi kelompok ekstrimis, serta meneliti respons pemerintah dan masyarakat. Hasil analisis menyoroti dinamika kompleks antara faktor-faktor ekonomi, pendidikan, dan agama dalam penyebaran ekstrimisme. Ditemukan bahwa ketegangan ekonomi, ketidaksetaraan, dan konflik identitas seringkali menjadi pendorong menuju radikalisasi. Implikasi dari temuan ini memberikan landasan bagi perumusan strategi pencegahan ekstremisme yang lebih terarah, menekankan pentingnya pendekatan pendidikan holistik dan pemahaman mendalam terhadap faktor- faktor sosial yang membentuk persepsi generasi muda terkait isu kelompok ekstrimis di Indonesia. Dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang, pemahaman mendalam ini menjadi landasan penting untuk membangun masa depan yang aman dan inklusif. Dalam penelitian ini, terfokus pada fenomena kelompok ekstrimisme di Indonesia, pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali faktor-faktor pemicu radikalisasi dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Penelitian mendalam mencakup sejarah, ideologi, dan strategi kelompok ekstrimis, serta merinci respons pemerintah dan masyarakat. Hasil analisis menyoroti dinamika kompleks antara faktor ekonomi, pendidikan, dan agama dalam penyebaran ekstrimisme. Temuan utama menunjukkan bahwa ketegangan ekonomi, ketidaksetaraan, dan konflik identitas sering menjadi pendorong menuju radikalisasi, menyoroti perlunya pendekatan holistik untuk pencegahan yang melibatkan aspek ekonomi, sosial, dan pendidikan.

References

Endang Turmudi dan Riza Sihbudi, ed., Islam Radikalisme di Indonesia (Jakarta: LIPI Press, 2005), 120.

M. Zainuddin dan Muhammad In’am Esha, Islam Moderat: Konsepsi, Interpretasi, dan Aksi (Malang: UIN Maliki Press, 2008), 3

Muhammad Ainun Najib dan Ahmad Khoirul Fata, “ISLAM WASATIYAH DAN KONTESTASI WACANA MODERATISME ISLAM DI INDONESIA”, Jurnal THEOLOGIA, Vol 31 No.1 (2020),

Santi Dwi Putri, “Cyber Terrorism: Strategi Propaganda dan Rekrutmen ISIS di Internet Dan Dampaknya Bagi Indonesia Tahun 2014- 2019”, journal of international relation, vol.5 no.4, (2019), 829-830

Tjipto Subadi, “metode penelitian kualitatif”, (April 2006), 10

Wiwik Afifah, “karakteristik tindak pidana di Indonesia”, jurnal Akrab Juara, Vol.4 No.5 (Desember 2019), 222.

Published
2024-09-30
How to Cite
Zaky, M., Lewoleba, K., Atiyyah, R., Mulyadi, M., Marza, S., & Manalu, R. (2024). Generasi muda dalam menanggapi isu kelompok ekstremis. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(18), 767-773. https://doi.org/10.5281/zenodo.13958996