Analisis Perbandingan Simulasi Pelepasan Beban Etap 19.0 Di Lapangan Menggunakan Dasar Saidi Dan Saifi
Abstract
Bertumbuhnya beban konsumen menyebabkan terjadinya gangguan ketidakseimbangan dalam penyaluran daya listrik, salah satunya yaitu pada gangguan arus lebih yang dikarenakan beban lebih atau dalam bahasa lain disebut overload pada penghantar. Beban berlebih yang terjadi pada sebuah jaringan listrik harus ditangani dengan melakukan penyeimbangan aliran beban dan dibutuhkan eskalasi stabilitas transien. Salah satu metode pelepasan beban yang cukup efisien yaitu under frequency relay (UFR) dengan menggunakan standar frekuensi berdasarkan laju penurunan frekuensi dan juga melepaskan beban sesuai dengan ketetapan yang berlaku . Prinsip kerja UFR yaitu dengan membandingkan Present Value (nilai frekuensi sistem) dan setting value (nilai pengatur frekuensi) yang menghasilkan output error yang bertujuan menggerakkan UFR untuk melepas beban (Rudez dkk, 2021). Penambahan skenario pada beban sebesar 30% dan skenario pada beban sebesar 50% beban tidak dapat dilakukan pelepasan. Hal tersebut disebabkan pada frekuensi yang didapatkan belum mencapai frekuensi standar dari under frequency relay yang telah ditentukan yaitu sebesar 98% Hz atau 49 Hz. Pada saat penambahan skenario oleh beban sebesar 70% dihasilkan penurunan frekuensi yang cukup signifikan yaitu sebesar 97,4 % dengan nilai frekuensi yaitu sebesar 48,7 Hz. Sesuai dengan standar dari under frequency relay sebesar 49 Hz. Maka dari itu dapat dilakukan simulasi pelepasan beban 59 MVA juga frekuensi dapat dikembalikan seperti pada saat keadaan normal di detik ke 125.
References
Awad Hilmy dan Ahmed Hafez (2022). Optimal operation of under-frequency load shedding relays by hybrid optimization of particle swarm and bacterial foraging algorithms. Alexandria Engineering Journal
Bhrama Sakti K. dan I Gede Maharta Pemayun, MT.2, Ir. I Gede Dyana Arjana, MT.3 (2019). A logistic regression approach for improved safety of the under-frequency load shedding scheme owing to feeder machine inertia. Electric Power System Research 198(February), 106887.
Chen Fang, dkk (2018). A Survey Of Disconnecting Circuit Breaker's Aplication. International Conference on Smart Grid and Electrical Automation, JURNAL ELECTRO LUCEAT (JEC) 80-84.
Dikio C. Idoniboyeobu, dkk (2018). Preventive Maintenance For Substation With Aging Equipment Using Weibull Distribution . American Journal of Engineering Research (AJER), 106-112.
Fayazi, H., Fani, B., Moazzami, M., dan Shahgholian, G. (2021). An offline three-level protection coordination scheme for distribution systems considering transient stability of synchronous distributed generation. International Journal of Electrical Power and Energy Systems, 131(September 2020), 107069.
Fitri, I. R., dan Kim, J. S. (2019). Economic Dispatch Problem using Load Shedding: Centralized Solution. IFAC-PapersOnLine, 52(4), 40–44.
Gashi, D., Latifi, D., Ymeri, A., dan Krasniqi, N. (2022). Network analysis for voltage regulation in Substation 35/10 [kV] “Malisheva.” IFAC-PapersOnLine, 55(39), 296–301.
Godse, R., dan Bhat, S. (2020). Mathematical Morphology-Based Feature-Extraction Technique for Detection and Classification of Faults on Power Transmission Line. IEEE Access, 8, 38459–38471.
Jallad, J., Mekhilef, S., Mokhlis, H., Laghari, J., dan Badran, O. (2018). Application of hybrid meta-heuristic techniques for optimal load shedding planning and operation in an islanded distribution network integrated with distributed generation. Energies, 11(5).
Mukherjee, A., Kundu, P. K., dan Das, A. (2021). Transmission Line Faults in Power System and the Different Algorithms for Identfication, Classification and Localization: A Brief Review of Methods. Journal of The Institution of Engineers (India), Series B.
PT. PLN (Persero) UP2B Jawa Timur, Bidang Rencana dan Evaluasi (2021) . Defense Scheme Sistem Jawa Timur


