Hubungan Konsumsi Sugar Sweetened Beverage, Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres dengan Kejadian Prediabetes
Abstract
According to Riskesdas in 2018, the prevalence of prediabetes in Indonesia reached 26,3% of the adult population. An increase in blood sugar can be caused by consuming foods or drinks with high sugar, physical activity, stress factors, smoking habits and alcohol consumption. This study aims to analyze the relationship between sugar sweetened beverage consumption habits, physical activity and stress levels with the incidence of prediabetes in adults in Sukaluyu Village. This research uses a cross sectional design. The sample was determined using a purposive sampling technique of 81 respondents. Consumption of sugar sweetened beverages using the SQ FFQ form, physical activity using the GPAQ form and stress levels using the DASS 42 form. The results showed that there was no relationship between the habit of consuming sugar sweetened beverages (p-value=0,120), physical activity (p-value=0,713) and stress level (p-value=0,324) with fasting blood sugar levels as indicators of prediabetes. The conclusion of this study is that there is no significant relationship between sugar sweetened beverage consumption habits, physical activity and stress levels with the incidence of prediabetes in adults in Sukaluyu Village.
References
ADA. (2020). Diagnosis. In American Diabetes Association.
Ambarita, D. D. L., Prabawati, D., & Hidayah, A. J. (2022). Hubungan Gaya Hidup Sedentary Terhadap Kejadian Tinggi Prediabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Johar Baru. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 17(1), 1–5.
Anggraeni, R., & Herlina, N. (2021). Hubungan Antara Stres Dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 : Studi Literature Review. Borneo Student Research, 3(1), 189–202.
Caesaria, A., Mutholib, A., Karneli, Edyansyah, E., & Nurhayati. (2021). Analisis Kadar Glukosa Darah Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang. Journal of Medical Laboratory and Science, 1(2), 38–45.
Dinas Kesehatan Jawa Barat. (2020a). Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular Berdasarkan Jenisnya Menurut Puskesmas Di Kabupaten Karawang.
Dinas Kesehatan Jawa Barat. (2020b). Jumlah Penderita Diabetes Melitus Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
Fahria, S., & Ruhana, A. (2022). Konsumsi Minuman Manis Kemasan pada Mahasiswa Prodi Gizi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Gizi Unesa, 2(2), 95–99.
Florencia, D., Noer, E. R., Dieny, F. F., & Margawati, A. (2023). Conicity Index, Lingkar Pinggang dan Rasio Lingkar Pinggang-Tinggi Badan dengan Kadar Glukosa Darah Puasa pada Dewasa. Gizi Indonesia : Journal of The Indonesian Association, 46(1), 99–108.
Guzman-Vilca, W. C., Yovera-Juarez, E. A., Tarazona-Meza, C., Garcia-Larsen, V., & Carrilo-Larco, R. M. (2022). Sugar-Sweetened Beverage Consumption in Adults: Evidence from a National Health Survey in Peru. Nutrients, 14(582), 1–13.
Jayanti, A. K., Sufyan, D. L., Puspita, I. D., & Puspareni, L. D. (2021). Hubungan Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dan Pemesanan Makanan Online dengan Kadar Glukosa Darah Pekerja 25-44 Tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang. Ghidza : Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 5(2), 221–230.
Kemenkes RI. (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Melitus. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 6–7.
Kementerian Kesehatan RI. (2018a). Faktor Gaya Hidup Tidak Sehat yang Menjadi Pemicu Diabetes Tipe 2. In Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
Kementerian Kesehatan RI. (2018b). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018. In Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Penting, Ini yang Perlu Anda ketahui Mengenai Konsumsi Gula, Garam dan Lemak. In Kementerian Kesehatan RI.
Kusuma, I. S., Syarif, S., & Choirunisa, S. (2023). Efek Gabungan Obesitas dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Prediabetes (Analisis Data Indonesian Family Life Survey 5)). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), 180–189.
Leksono, A. P., Dieny, F. F., Noer, E. R., & Margawati, A. (2022). Night eating syndrome, pola tidur, dan kebiasaan konsumsi sugar-sweetened beverage berdasarkan tipe metabolik pada mahasiswa obese. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 136. https://doi.org/10.30867/action.v7i2.617
Ludiana, Hasanah, U., Sari, S. A., Fitri, L. N., & Nurhayati, S. (2022). Faktor Stres dan Depresi dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 61–67.
Mishra, A., Podder, V., Modgil, S., Khosla, R., Anand, A., Nagarathna, R., Malhotra, R., & Nagendra, H. R. (2020). Higher Perceived Stress and Poor Glycemic Changes in Prediabetics and Diabetics Among Indian Population. Journal of Medicine and Life, 13(2), 132–137.
Musdalifah, & Nugroho, P. S. (2020). Hubungan Jenis Kelamin dan Tingkat Ekonomi dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda Tahun 2019. Borneo Student Research, 1(2), 1238–1242.
Noritha, A. H., & Elon, Y. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Wanita dengan Lingkar Pinggang Di Atas 80 CM. JUMANTIK, 7(3), 217–223.
Pratista, M. D. T. (2021). Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Asupan Sugar Sweetened Beverage pada Mahasiswa di Kota Medan. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA.
Pratiwi, D., Izhar, M. D., & Syukri, M. (2022). Studi Prevalensi dan Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Melitus di Provinsi Jambi : Analisis Data Riskesdan 2018. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8, 79–85.
Rahmadhani, N., Diani, N., & Agianto. (2023). Hubungan Tingkat Stres dan Tingkat Pengetahuan dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Nerspedia, 5(1), 75–83.
Ramadhani, A. A., & Khotami, R. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Usia, dan Riwayat Keluarga DM dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Usia Dewasa Muda. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 2(1), 137–147.
Ramadhani, N. F., Siregar, K. N., Adrian, V., Sari, I. R., & Hikmahrachim, H. G. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Diabetes Melitus pada Wanita Usia 20-25 di DKI Jakarta (Analisis Data Posbindu PTM 2019). Jurnal Bikfokes : Biostatistik, Kependudukan Dan Informatika Kesehatan, 2(2), 72–78.
Ramatillah, D. L., Putri, A. D., Mulyani, A. S., Admaja, B. T., Wahyudar, B., Erlangga, D. P., & Kumakauw, V. V. (2022). Pengenalan Penyakit Diabetes Melitus. 21–27.
Rosita, Kusumaningtiar, D. A., Irfandi, A., & Ayu, I. M. (2022). Aktivitas Fisik Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Balaraja Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 10(3), 364–371.
Sayekti, S., & Yulistari, N. (2022). Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Mahasiswa Semester 6 (Enam) Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang. Jurnal Insan Cendekia, 9(2), 121–129.
Sitorus, C. E., Mayulu, N., & Wantania, J. (2020). Hubungan Konsumsi Fast Food, Makanan/Minuman Manis dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah dan Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(4), 10–17.
Sukenty, N. T., Shaluhiyah, Z., & Suryoputro, A. (2018). Faktor Perilaku dan Gaya Hidup yang Memengaruhi Status Prediabetes Pasien Puskesmas Pati II. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(2), 129–142.
Sundana, M. J., & Simanjuntak, S. M. (2023). Ketaatan Penerapan Pola Makan dan Olahraga Terhadap Gula Darah Puasa. Jurnal Skolastik Keperawatan, 9(1), 11–20.
Syukri, M., Nomiko, D., & Sari, I. P. (2022). Kejadian Prediabetes pada Kelompok Usia Dewasa di Kota Jambi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 19–27.
Tanzila, R. A., & Legiran. (2023). Literature Review : Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Majalah Kedokteran Andalas, 46(1), 172–178.
Tuso, P. (2014). Prediabetes and Lifestyle Modification: Time to Prevent a Preventable Disease. The Permanente Journal, 18(3), 88–93.
Wiciyuhelma, Ilmi, I. M. B., Fatmawati, I., & Sufyan, D. L. (2021). Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Konsumsi Gula Tambahan Berlebih pada Remaja Putri. Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problem Kesehtan, 6(2), 393–401.


