Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB X Kabupaten Bekasi Tahun 2025

  • Cinta Sari Universitas Medika Suherman
  • Herlina Simanjuntak Universitas Medika Suherman
  • Neneng Julianti Universitas Medika Suherman
  • Deni Alamsah Universitas Medika Suherman

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh, hormon, dan peningkatan beban kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kenyamanan ibu menjelang persalinan. Pijat endorphin, yaitu teknik sentuhan lembut yang merangsang pelepasan hormon analgesik alami, merupakan salah satu metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di TPMB X, Kabupaten Bekasi, tahun 2025. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil dari penelitian ini yaitu hasil univariat menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat endorphin, ibu hamil yang tidak mengalami nyeri sebanyak 16,7%, nyeri ringan 43,3%, nyeri sedang 30,0%, dan nyeri berat 10,0%. Setelah intervensi, proporsi ibu hamil yang tidak mengalami nyeri meningkat menjadi 60,0%, nyeri ringan 30,0%, dan nyeri sedang 10,0%, sementara kategori nyeri berat tidak ditemukan. Hasil bivariat menunjukkan nilai Z = -5,292 dengan p-value < 0,01. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pijat endorphin efektif mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis rutin dalam pelayanan antenatal.

Published
2026-05-07
How to Cite
Sari, C., Simanjuntak, H., Julianti, N., & Alamsah, D. (2026). Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB X Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(5.A), 53-58. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12926