ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK TERAPI BENSON UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA NY. R DENGAN DIAGNOSA MEDIS GOUT DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DEWANATA CILACAP
Abstract
Asam urat (gout arthritis) merupakan penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lanjut usia dan ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah yang menyebabkan peradangan sendi serta nyeri kronis. Nyeri yang berkepanjangan dapat menurunkan kualitas hidup lansia dan memerlukan penanganan keperawatan yang komprehensif. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan gerontik dengan penerapan terapi relaksasi Benson dalam menurunkan nyeri pada lansia dengan gout arthritis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. R, lansia perempuan berusia 67 tahun yang tinggal di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dewanata Cilacap dengan kadar asam urat 8,1 mg/dL dan keluhan nyeri kronis pada kedua kaki. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri kronis berhubungan dengan proses inflamasi akibat peningkatan kadar asam urat dan ansietas berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi utama yang diberikan adalah terapi relaksasi Benson sebagai terapi nonfarmakologis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 5, penurunan tekanan darah, serta berkurangnya tingkat kecemasan klien. Meskipun masalah keperawatan belum sepenuhnya teratasi, terapi relaksasi Benson terbukti memberikan efek positif dalam membantu mengurangi nyeri dan kecemasan. Kesimpulannya, terapi relaksasi Benson dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif dalam pengelolaan nyeri pada lansia dengan gout arthritis.


