Konstruksi Pendidikan Gender Pada Anak Dalam Keluarga Dual-Earner di Kota Makassar
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pendidikan gender pada anak dalam keluarga dual-earner di Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya partisipasi kedua orang tua dalam dunia kerja yang tidak selalu diikuti dengan perubahan praktik pengasuhan yang setara. Fokus penelitian ini adalah pada pembagian peran pengasuhan, proses sosialisasi nilai gender, serta respons anak terhadap pendidikan gender dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan 10 keluarga dual-earner sebagai informan yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian peran pengasuhan masih didominasi oleh ibu, sementara ayah cenderung berperan sebagai pendukung. Sosialisasi nilai gender berlangsung secara implisit melalui praktik keseharian dan masih menunjukkan ambivalensi antara nilai tradisional dan modern. Sementara itu, anak menunjukkan respons yang aktif, tidak hanya meniru tetapi juga menafsirkan dan mempertanyakan nilai gender yang diterima. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keluarga dual-earner belum sepenuhnya menciptakan relasi yang egaliter, namun memiliki potensi sebagai ruang transformasi nilai gender. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan praktik pengasuhan yang lebih reflektif untuk mendorong pendidikan gender yang setara sejak dini.

