Peran Keluarga Broken Home Dalam Mendidik Remaja Di Desa Babo, Kab. Bolaang Mogondow

  • Faradina Lauso Universitas Negeri Manado
  • Mozes Markus Wullur Universitas Negeri Manado
  • Asna Heti Bolangitan Universitas Negeri Manado

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga broken home dalam mendidik remaja di Desa Babo, Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan remaja, orang tua, serta fasilitator pendidikan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan emosional dan ekonomi, keluarga serta masyarakat sekitar berupaya membekali remaja dengan keterampilan praktis seperti teknologi, musik, dan menjahit, sekaligus memberikan dukungan emosional yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian. Faktor pendukung utama meliputi motivasi internal remaja, dukungan sosial dari keluarga besar dan teman sebaya, serta dedikasi para pendidik informal. Sebaliknya, hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan fasilitas, kurangnya waktu orang tua, serta stigma sosial terhadap remaja dari keluarga broken home. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan informal dan dukungan masyarakat sangat penting dalam membangun ketahanan diri serta mempersiapkan remaja dari keluarga broken home untuk menghadapi tantangan di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk memperkuat infrastruktur serta menghilangkan stigma guna mengoptimalkan perkembangan remaja.

Published
2026-04-23
How to Cite
Lauso, F., Wullur, M., & Bolangitan, A. (2026). Peran Keluarga Broken Home Dalam Mendidik Remaja Di Desa Babo, Kab. Bolaang Mogondow. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(4.D), 261-268. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14042

Most read articles by the same author(s)