KAJIAN TEOLOGI DALAM PENGUATAN INTIMASI PERNIKAHAN JARAK JAUH MENURUT AMSAL 4:23

  • Merline Mesti Kukus Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Firmanians Romula Tuerah Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Windi Manginsela Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Vecky Misire Institut Agama Kristen Negeri Manado

Abstrak

Perkembangan zaman dengan tuntutan ekonomi yang semakin tinggi, terkadang memaksa pasangan suami-istri untuk menjalani hubungan pernikahan jarak jauh. Menjaga keintiman suami-istri dalam hubungan pernikahan jarak jauh bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan juga berarti mustahil. Terutama bila didasari oleh pemahaman Alkitabiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi makna teologis yang terkandung dalam Amsal 4:23 dan penerapannya dalam memperkuat hubungan pernikahan jarak jauh di Jemaat GMIM Gestemani Senduk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dan analisis teks untuk menggali makna dan aplikasi praktis dari Amsal 4:23 dalam konteks pernikahan jarak jauh. Penelitian lapangan juga dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam dari perspektif praktis dan pengalaman langsung dari pasangan suami-istri yang menjalani hubungan pernikahan jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan makna teologis dari teks ini memberi penekanan pada pentingnya menjaga hati sebagai pusat kehidupan, yang harus dilakukan dengan usaha yang aktif, terus-menerus, dan sungguh-sungguh. Dalam konteks pernikahan jarak jauh pasangan suami-istri di Jemaat GMIM Getsemani Senduk, makna teks ini diterapkan dalam praktik menjaga pikiran, emosi, komitmen, dan karakter yang berusaha dilakukan secara aktif, berkelanjutan dan dengan kesungguhan.

 

Referensi

Baker, David L. (2011). Mari Mengenal Perjanjian Lama. Jakarta: Gunung Mulia.

Byers, E. S. (2004). Personal accounts of sexual satisfaction in long-term relationships: A focus on women. The Journal of Sex Research, 41(2), 125–135.

Fitzpatrick, M. A. (2004). The social construction of the family. In A. L. Vangelisti (Ed.), Handbook of family communication (pp. 3–28). Lawrence Erlbaum Associates Publishers.

Gottman, J. M., & Gottman, J. S. (2022). The marriage clinic: A research-based approach to couples therapy. W. W. Norton & Company.

Henry, Matthew. (2013). Tafsiran Matthew Henry: Kitab Amsal. Surabaya: Momentum.

Hill, Andrew E. & Walton, John H. (2008). Survei Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas.

Kamp Dush, C. M., & Amato, P. R. (2018). Consequences of relationship dissolution for adults’ physical, psychological, social, and economic well-being. In Handbook of divorce and relationship dissolution (pp. 419-436). Routledge.

Mandimpu, A., Tirai, N. ;, & Harefa, N. (2020). Spritualitas Pernikahan Kristen. Diegesis, 3(2), 211–231. https://sttbi.ac.id/journal/index.php/diegesis/article/view/28/20

Marks, L. (2005). Sacred practices in couples’ relationships: Implications for couple therapy. Journal of Family Psychotherapy, 16(4), 279-298.

Pistole, M. C., & Koestner, R. (2018). Adult attachment, relationship quality, and well-being in long-distance romantic relationships. Personal Relationships, 25(4), 582-601.

Prameswara, A. D., & Sakti, H. (2016). Pernikahan Jarak Jauh (Studi Kualitatif Fenomenologis Pada Istri yang Menjalani Pernikahan Jarak Jauh). Jurnal Empati, 5(3), 417–423. https://journals.usm.ac.id/index.php/philanthropy/article/view/5238/3241

Purba, J. L. P., & Rimun, R. (2021). Kritik terhadap Metode Tafsir Hermeneutik Pembebasan terhadap Peristiwa Keluaran Sebagai Suatu Bentuk Pembebasan. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 4(2), 108–126. https://doi.org/10.54345/jta.v4i2.54

Rubyasih, A. (2016). Model Komunikasi Perkawinan Jarak Jauh. Universitas Terbuka. Jurnal Kajian Komunikasi, 4/1(234), 109–119.

Situmorang, Jonar T.H. (2023). Mengenal Dunia Perjanjian Lama: Memahami Peristiwa-peristiwa Sejarah, Politik dan Motivasi Seputar Dunia Perjanjian Lama. Yogyakarta: ANDI.

Stafford, L. (2019). Maintaining long-distance and geographically close relationships. In The Cambridge handbook of personal relationships (pp. 575-587). Cambridge University Press.

Diterbitkan
2025-08-01