KONSEP HUBUNGAN ALLAH DAN JEMAAT MENURUT KITAB KIDUNG AGUNG 7:1-13 DALAM KEHIDUPAN MASA KINI
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana konsep hubungan Allah dan Jemaat berdasarkan kajian teks Kidung Agung 7:1-13 dalam kehidupan masa kini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif di dalamnya pengumpulan datanya menggunakan latar alamiah dari sebuah fenomena yang terjadi, dimana peneliti sebagai instrumen kuncinya.
Maka untuk mendapatkan konsep tersebut digunakan metode hermeneutik kritik historis. Dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh hasil penelitian yang mengindikasikan bahwa: (1) teks Kidung Agung 7:1-13 menggambarkan hubungan Allah dan Jemaat merupakan hubungan dua arah di mana Allah memberikan semua yang terbaik bagi jemaat sebagai bentuk cinta kasihNya, dan jemaat memiliki hasrat untuk hidup bersama Allah; (2) Relevansi hubungan Allah dan jemaat menurut Kidung Agung 7:1-13 dalam kehidupan.
Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan agar memahami bahwa dengan menjalin hubungan dua arah yang saling mengasihi mempermudah dalam penyelesaian masalah. Gereja perlu untuk melakukan introspeksi diri guna mengetahui apakah hubungan dua arah antara gereja dengan Allah dalam Kristus masih terjalin ataukah hanya ada hubungan satu arah saja. Gereja harus selalu sadar dan mawas diri terhadap setiap pekerjaannya di dalam dunia apakah dilakukan sebagai bentuk kasih kepada Allah, ataukah hanya pengejaran kepentingan lembaga atau organisasi.
References
Ambarita Darsono. (2018). Prespektif Misi Dalam Perjanjian Lama Dan Perjanjian Baru.Medan: Pelita Kebenaran Press.
Annette Schellenberg (ed). (2023). The Song of Songs Through the Ages: Essays on the Song’s Reception History in Different Times,Contexts, and Genres. Boston: De Gruyter.
Blommendaal J. (2008). Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Browning. (2009). Kamus Alkitab.Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Dominick S.(2023). Hernández, Engaging the Old Testament: How to Read Biblical Narrative, Poetry, and Prophecy, (Grand Rapids, Michigan: Baker Academic.
Drane John.(2005). Memahami Perjanjian Baru. Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Eerdmans Wm. B.(2019). Pengantar Perjanjian Lama 2. Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Fokkeiman Jan.(2009). Menemukan Makna Puisi Alkitab. Jakarta BPK gunung Mulia.
Hadiwijono Harun. (2006). Kebatinan dan Injil.Jakarta BPK Gunung Mulia.
J. Cheryl Exum.( 2022). Song of Songs: An Introduction and Study Guide, the Bible’s Only Love Poem. New York: T&T CLARK Bloomsbury Publishing.
Sabdono Dr. Eratus. (2019). Selesai Dengan Sempurna.Jakarta, Rehobot Literature.
Setiawan J., A. Anggito. (2018). Metode Penelitia Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.
Sitoyo Sandu. (2015). Dasar Metodologi Penelitian.Yokyakarta: Literasi Media Publishing.
Sopacoly Mick Mordekkhai. (2020). Merayakan Cinta Berdasarkan Kidung Agung, 1:9-17. Jurnal: Teologi dan Pendidikan Kristiani. Vol.4.No 2.
Stedman Ray. (2014). Petualangan Menjelajahi Perjanjian Lama. Jakarta, PT Duta Harapan Dunia.
Suryana Asep. (2017). “Tahap-Tahap Penelitian Kualitatif”.Uversitas Pendidikan Indonesia.
Taylor dan Bogdan(1975:5), dikutip oleh sudarta. (2010). Metodologi penelitian filsafat.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Wismoady Wahano, S.(2009). Disini Kutemukan: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab. Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Robert P. Coote. (2015). Kuasa, Politik, dan Proses Pembuatan Alkitab.Jakarta: BPK Gunung Mulia.


