Analisis Dampak Perceraian Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik di SDN 2 Pansor
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perceraian orang tua dan dampaknya terhadap prestasi belajar peserta didik di SDN 2 Pansor. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus, melibatkan 22 peserta didik yang tersebar di kelas I-VI, 6 guru, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor penyebab perceraian: (1) konflik berkepanjangan, (2) ekonomi tidak stabil, (3) perselingkuhan, (4) perbedaan pendapat dan kurangnya komunikasi, serta (5) tekanan dari keluarga besar. Dampak perceraian terhadap prestasi belajar menunjukkan tiga kondisi: (1) sebagian peserta didik mengalami penurunan prestasi akibat menurunnya motivasi, gangguan konsentrasi, dan kurangnya dukungan belajar di rumah; (2) sebagian tetap stabil karena mendapat dukungan dari keluarga pengganti; dan (3) sebagian mengalami peningkatan prestasi karena memiliki motivasi internal yang kuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan ilmu pendidikan serta kebijakan pendidikan inklusif.

