Analisis Keterampilan menulis permulaan menggunakan media slime pada peserta didik sekolah dasar
Abstract
Pada proses pembelajaran peserta didik memiliki keterampilan menulis permulaan yang berbeda- beda dari setiap peserta didik. Agar pembelajaran dapat diterima dengan baik oleh peserta didik maka penting bagi pendidik untuk mengetahui keterampilan menulis permulaan pada peserta didik. penelitian bertujuan untuk mendeskrpsikan terkait dengan keterampilan menulis permulaan pada peserta didik.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi,dokumentasi keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data, triangulasi metode, triangulasi waktu.Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis Swot. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis pada peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran menulis permulaan1) peserta didik dapat melakukan percobaan menulis permulaan 2) peserta didik dapat menulis dengan benar dan tepat 3) peserta didik dapat melakukan menulis permulaan dengan waktu yang cukup lama 4) peserta didik dapat memahami tentang menulis permulaan tersebut 5) peserta didik dapat melaksanakan menulis permulaan.Menulis permulaan dengan menggunakan media slime pada peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran menulis permulaan materi bahasa indonesia pengumpulan dan penyajian data yaitu 1) peserta didik memahami tentang keterampilan menulis permulaan dengan benar 2) peserta didik dapat mencari dan menemukan informasi terkait dengan cara keterampilan menulis permulaan 3) peserta didik dapat berkontrentasi terkiat dengan keterampilan menulis permulaan 4) peserta didik akan memahami apabila guru nya menjelaskan cara menulis permulaan. Menulis permulaan pada peserta didik kelas 1 sd Wanasari 01 brebes pada pembelajaran bahasa indonesia terdapat hal yang menunjukan karakteristik terkait dengan keterampilan menulis permulaa tersebut dan pada materi bahasa indonesia pengumpulan data dan penyajian data yaitu 1) peserta didik dapat menyelesaikan tugas dengan cara sendiri 2) peserta didik dapat menemukan informasi terkait dengan keterampilan menulis permulaan 3) peserta didik dapat berkonsentrasi dalam mengerjakan menulis permulaan jika duduk dengan tanang dan teman nya tidak menganggu dalam mengerjakan tugas menulis.
References
Aprilia, R. D., & Samawi, A. (2017). Pengaruh Media Slime terhadap Pemahaman Konsep Geometri Siswa Tunagrahita Ringan Kelas II SDLB. 3(November), 2–3.
Educatio, J. (2021). Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Menggunakan Metode Latihan. 7(4), 1934–1939. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i4.1737
Mukhid Abd. (2021). Metodologi penelitian (S. R. Wahyuningrum (ed.); Perpustaka). CV.Jakad Media Publishing.
Pendidikan, J., & Biasa, L. (2021). Penggunaan Media Pembelajaran Visual Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Anak Tunagrahita Ringan Diajukan kepada Universitas Negeri Surabaya Untuk memenuhi Persyaratan Penyelesaian Program Sarjana Pendidikan Luar Biasa Penggunaan Media Pembelajaran Visual Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Anak Tunagrahita Ringan.
Rahayu, T., & Kurniawan, P. Y. (2021). Pelatihan Membaca dan Menulis Puisi pada Peserta Didik TPA Al-Husna. JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS, 2(01), 89–96. https://doi.org/10.46772/jamu.v1i02.552
Syaifudin, A., Rokhman, F., & Zulaeha, I. (2017). Pengembangan Strategi Pembelajaran Tematik Intelehratif Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Jenjang Pendidikan Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter (JIPK), 2(2), 1–6.


