Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Penerapan Sistem Dapodik pada SMPN 8 Kota Tangerang Selatan

  • Julian Rafdi Setiawan Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
  • Hilman Hilman Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
  • Refly Badar Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital melahirkan sebuah bentuk mekanisme birokrasi pemerintahan yang baru dengan istilah pemerintahan-elektronik (electronic-government). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami e-government dalam sistem aplikasi dapodik agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi publik di SMPN 8 Kota Tangerang Selatan. Untuk melihat kualitas pelayanan pada dapodik SMPN 8 Kota Tangerang Selatan peneliti menggunakan teori Zeithami, Parasuraman dan Berry (1998). Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data berupa reduksi data, display data, dan kesimpulan. Pemilihan informan dilakukan dengan purpose sampling. Hasil dari penelitiannya yaitu kualitas pelayanan publik yang dilakukan  melalui penerapan sistem dapodik pada SMPN 8 Kota Tangerang Selatan sudah cukup baik, dimana dengan adanya sistem dapodik dapat memberikan kemudahan-kemudahan sehingga terjadi peningkatan pada kualitas pelayanan yang diberikan. Adapun kendala yaitu terdapat beberapa orang tua siswa yang belum teredukasi ataupun faham mengenai bagaimana data-data dapodik itu digunakan, bagaimana cara melihat informasi tersebut. Kemudian, orang tua siswa yang terlambat memberikan berkas-berkas terkait pengisian untuk sistem dapodik disebabkan sosialisasi yang belum optimal. Kemudian masih kurangnya sumber daya atau operator yang bertugas sehingga ketika kondisi ramai, pelayanan menjadi tidak optimal.

References

Agus Dwiyanto, 2008, Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik, yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Bonina and Cordella, 2010, The Internet and Public Bureaucracies: towards balancing competing values, Oxford Internet Institute.

Donal F.Norr S, 2007 Current Issues and Trends in eGovernment Reseacrh, University of Maryland, Baltmore County, USA.

Dwiyanto, 2011, Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Reformasi Birokrasi, PT. Gramedia Pustaka, Jakarta.

Hasbullah, Otonomi Pendidikan, (Jakarta: PT Rajawali Pers, 2010), h. 12 Agama, Wawasan Tugas Guru dan Tenaga Kependidikan, (t.tp., Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam, 2005, h. 47.

Indrajit, Richardus Eko. 2004. Electronic Government (EGov) (Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital). Andi, Yogyakarta.

March Holzer, 2004, Frontiers of Public Administration Proceedings of the Second Sino-U.S. International Conference: Public Administratio n in the Changing World”Beijing, China.

Shailendra C Jain Palvia and Sushil S Sharma, 2005, eGovernment and e-

governance : Definition and Domain.

Sufianti, Ely. 2007. Aplikasi e-Government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi Vol IV-No. 4.

Published
2024-01-18
How to Cite
Setiawan, J., Hilman, H., & Badar, R. (2024). Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Penerapan Sistem Dapodik pada SMPN 8 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(5), 483-490. https://doi.org/10.5281/zenodo.10526568

Most read articles by the same author(s)