GAMBARAN KEJADIAN SHIVERING POST SPINAL ANESTESI PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CILACAP

  • Dipa Hilmi Fauzan Universitas Harapan Bangsa
  • Septian Mixrova Sebayang Universitas Harapan Bangsa
  • Asmat Burhan Universitas Harapan Bangsa
  • Suhendro Suhendro Universitas Harapan Bangsa
Keywords: benign prostatic hyperplasia, shivering, spinal anestesi

Abstract

Anestesi spinal memicu vasodilatasi yang memfasilitasi pusat tubuh untuk meredistribusi panas ke perifer serta memicu ambang shivering. Kejadian shivering menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien. Hal ini menimbulkan peningkatan laju metabolisme menjadi lebih dari 40% dan meningkatkan intensitas nyeri pada daerah luka akibat tarikan luka operasi. Selain itu, dapat juga menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen yang signifikan (hingga 40%), peningkatan produksi CO2 (hiperkarbia), meningkatkan hipoksemia arteri, asidosis laktat, dan dapat menyebabkan gangguan irama jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian shivering pasca spinal  anestesi pada pasien Benign Prostatic Hyperplasia di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pendekatannya yaitu cross sectional. Sampel berjumlah 32 sampel dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa usia yang paling dominan yaitu usia 46-55 tahun (50%), lama operasi yang paling dominan dengan kategori cepat (68,8%) dan IMT yang paling dominan dengan kategori normal (68,8%). Kejadian shivering pasca spinal anestesi yang paling dominan dengan kategori tidak shivering (59,4%). Berdasarkan karakteristik sebagian besar tidak mengalami shivering dengan usia 46-55 tahun (34,4%), berdasarkan lama operasi dengan shivering yang paling dominan tidak mengalami shivering dengan lama operasi cepat (53,1%), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian shivering sebagian besar dengan IMT normal (46,9%). Kesimpulan didapatkan bahwa karakteristik usia, lama operasi dan IMT pasien tidak mengalami shivering.

References

Abdelrahman S., R. (2012). Prevention of shivering during regional anaesthesia: Comparison of Midazolam, Midazolam plus ketamine, Tramadol, and Tramadol plus Ketamine. Life Science Journal, 9(2), 132-139.

Abdul, M. (2016). Keperawatan Perioperatif(1st ed.). Gosyen Publishing.

Al Amin, M., & Juniati, D. (2017). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi. Jurnal Ilmiah Matematika, 2(6), 1–10.

Alfonsi, P. (2019). Postanaesthetic Shivering. Epidemiology, Pathophysiology and Approaches to Prevention and Management. Minerva Anestesiol, 69(5), 438- 442.

Arif, M., dan Kumala S. (2012). Asuhan Keperawatan Gangguan. Sistem Perkemihan. Jakarta: Salemba Medika.

Arikunto, S. (2017). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Barkha, B., Ashish, B., & Girija, R. (2017). Temperature Management Under General Anesthesia. Journal of Anaesthesiology Clinical Pharmacology, 33(3), 306-316. https :// doi.org /10.4103/joacp.JOACP

Buggy, D. J., & Crossley, A. W. A. (2018). Thermoregulation, Mild Perioperative Hypothermia and Post-anaesthetic Shivering. British Journal of Anaesthesia, 84(5), 615–628.

Cahyawati, F. E., Rohmah, F., Gunadi, A., & Suci, A. (2019). Cairan Intravena Hangat Terhadap Derajat Menggigil Pasien. Jurnal Kebidanan, 8(2), 86-93.

Campbell, G., Alderson, P., Smith, A. F., & Warttig, S. (2015). Warming of intravenous and irrigation fluids for preventing inadvertent perioperative hypothermia. In Cochrane Database of Systematic Reviews (Vol. 2015, Issue 4). https://doi.org/10.1002/14651858.CD009891.pub2

Depkes RI. (2019). Klasifikasi Umur Menurut Kategori. Jakarta: Departemen Kesehatan

Dewi, R.K., Aisyah, Windy N. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Aktivitas Fisik pada Mahasiswa Kedokteran, 1(2) http://citracendekiacelebes.org/index.php/INAJOH/index

Dino, I. (2018). Kejadian Menggigil Pasien Pasca Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal yang Ditambahkan Klonidin 30 mcg Intratekal di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Indonesia. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(2), 88-92. https://doi.org/: https://doi.org/10.26891/jkm.v1i2.2018.88-92

Dipiro, J.T., Wells, B.G., Schwinghammer, T.L., Dipiro, C.V., (2015). Pharmacotherapy Handbook Ninth Edition-Section 4 Chapter 19, The McGraw-Hill Companies, Inc, United States.

Dwiningrum, E. (2020). Efektifitas Kompres Hangat Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Turp Di Ruang Rawat Inap Rsi Siti Aisyah Madiun. Health Sciences Journal Vol 4 (No 1)(2020): 3 2-4 3

Fauzi, N. A., Rahimah, S. B., & Yulianti, A. B. (2017). Gambaran Kejadian Menggigil (Shivering) pada Pasien dengan Tindakan Operasi yang Menggunakan Anastesi Spinal di RSUD Karawang Periode Juni 2014. Prosiding Pendidikan Dokter, 694-699.

Frank, S. M., El-Rahmany, H. K., Cattaneo, C. G., & Barnes, R. A. (2010). Predictors of hypothermia during spinal anesthesia. Anesthesiology, 92(5), 1330-1334. https://doi.org/10.1097/00000542-200005000-00022

Ganong WF. (2018). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Ed 24. Jakarta: EGC

Harahap, A. M. (2014). Angka Kejadian Hipotermia dan Lama Perawatan di IBS pada Pasien Geriatri Pascaoperasi Elektif Bulan Oktober 2011- Maret 2012 di Rumah Sakit Dr.Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Anestesi Perioperatif Volume 2(1) No: 36-44. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Hidayah, E. S., Khalidi, M. R., & Nugroho, H. (2021). Perbandingan Insiden Shivering Pasca Operasi dengan Anestesi Umum dan Anestesi Spinal di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan , 525-530

Hidayat, A. A. (2016). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan (A. Suslia & T. Utami, eds.). Jakarta: Penerbit Salemba Medika.

Hubbard, R., & Amstrong, E. (2017). Heat Acclimatisation An Decline In Sweating During Shivering Patient. Nternational Journal Of Medicine of Pain, 19, 250- 254.

Irawan (2018). Kejadian Menggigil Pasien Pasca Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal yang Ditambahkan Klonidin 30 mcg Intratekal di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Indonesia

Jitowiyono, S dan Kristiyanasari, W. (2010). Asuhan Keperawatan Post Operasi. Yogyakarta : Nuha Medika

Karsina & Salmah. (2022). Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Lama Operasi dan Status ASA dengan Kejadian PONV pada Pasien Pasca Operasi Laparatomi Bedah Digestif. Health and Medical Journal. Januari, 4 (1). 2685 – 2772.

Kasanah, F. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Dengan Anastesi Spinal Di Rawat Inap Bedah RSU Kota Tangerang Selatan Tahun 2017. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, II(2), 191–194

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2020.

Lahere (2021). Gambaran Pasien Pasca Anestesi Regional Spinal di Ruang Recovery Room (Rr) di RSUD Kota Makassar

Laksono RM, I. (2021). Fentanyl Intratekal Mencegah Menggigil Pasca Anestesi Spinal pada Seksio Sesaria Intrathecal Fentanyl for Prevention of Post Anesthetic Shivering in Caesarean Section. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 27(1), 51-55.

Latief, S. (2019). Petunjuk Praktis Anestesiologi’ in Petunjuk Praktis Anestesiologi. Jakarta: Edisi 2 FK UI.

Lunn, TH., Andersen, LO., Kristensen, BB., Husted H., Gaarn-Larsen and Kehlet , H. (2019). Effect of high-dose preoperative methylpred nisolone on recovery after total hip arthroplasty: a randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Br. J. Anesth. 110, 66-73

Majdid, A. K. (2014). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Shivering Pasca Anestesi Spinalndi Ruang Pemulihan IBS RSUD I La Galigo Kab. Luwu Timur Sulawesi Selatan (Skripsi)

Mangku, G., & Senaphati, T. G. A. (2010). Ilmu Anestesia dan Reanimasi. PT Indeks.

Masitoh, & Mendri. (2018). Lama operasi dan kejadian shivering pada pasien pasca anestesi spinal. Jurnal Keperawatan Terapan, 4(1). (2018). DOI: https: //doi.org/10.31290/jkt.v(4)i(1)y(2018).page:14-20

Miller, C.A (2013). Nursing Care of Older Adult: Theory And Practices. Philadelphia:JB. Lippincott Company

Millizia, A., Fitriany, J., & Siregar, D. A. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Post Anesthetic Shivering Pada Pasien Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral Ppk BLUD RSUD Cut Meutia Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial Dan Budaya , 1-6.

Morgan, G., Mikhail, M., & Muray, M. (2017). Chronic Pain Managament. In : Clinical Anesthesiology, (5 th). Lange Medical Books / McGraw-Hill.

Nafidah, D. (2022). Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi: Literature Review 2022. Naskah publikasi: Digilabunisayogya.

Notoatmodjo, S. (2016). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.

Ortiz, J., & Rajagopalan, S. (2014). A Review of Local Anesthetic Techniques for Surgical Sciences, 3(2), 1-2.

Oyston, c and Groom, K. (2016). Management Of a Woman With a Previous Spontaneous Preterm Bith, Obstetrik, Gynaecology And Reproductive Medicine, Vol. 26, No 4, pp. 101-107

Pramono, A. (2017). Buku kuliah anestesi. Jakarta: EGC

Putzu, M. (2017) ‘Clinical Complications, Monitoring And Management Of Perioperative Mild Hypothermia: Anesthesiological Features’, Acta Biomed, Vol 78:163.

Rehatta, M., Hanindito, E., Tantri, A., Redjeki, I., Soenarto, Bisri, Y., & Musba, T. (2019). Anestesiolgi dan Terapi Intensif Buku Teks Kati-Perdatin. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Romansyah, T., Siwi, A.S., Khasanah, S. (2022). Relationship Of Long Operation With Shivering Events In Post Spinal Anesthetic Patient At Rsud Leuwiliang Bogor Regency. Jurnal Cakrawala Ilmiah. Vol.2, No.2, Oktober 2022

Singh, SN., Sah, BP., Ghimire, A ., Prasad, JN ., Baral, DD. (2012). Comparisons of tramadol with pethidine for prevention of post anaesthetic shivering in elective abdominal surgery. Health Renaissance; September-December 2012; Vol 10 (No.3);220-223.

Skinder D, Zacharia I, Studin J, Covino J. (2016). Benign prostatic hyperplasia. Journal of the American Academy of Physician Assistants . 2016;29 (9):19-23.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. PT. Alfabet. Tantarto, Fuadi, & Setiawan. (2016). Angka Kejadian dan Karakteristik Menggigil Pascaoperasi di Ruang Pemulihan COT RSHS Periode Bulan Agustus–Oktober 2015. Anesthesia & Critical Care. Vol. 34 No. 3, Oktober 2016

Susilowati, A., Hendarsih, S., & Donsu, J. D. T. (2017). The Correlation Of Body Mass Index With Shivering Of Spinal Anesthesic Patients In RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. 005, 1–8.

Syauqi, D., Purwandari, H., & Priyono, D. (2019). Hubungan Lama Operasi Dengan Terjadinya Shivering Pada Pasien Operasi dengan Anestesi Spinal Di Kamar Operasi RSUD Nganjuk. Jurnal Sabhanga, 1(1), 74–82.

Valchanov, et all. (2021). Anaesthetic an perioperative complication. England: Cambridge University Press

Widiyono, Suryani, Ari Setiyajati, (2020). Hubungan antara Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermi pada Pasien Paska Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah 3 (1), Mei 2020, 1-76. https://doi.org/10.32584/jikmb.v3i1.338

Winarni, E., Atiek, M., & Gatot, S. (2020). Efektifitas penggunaan blanket warmer terhadap suhu pada pasien shivering post spinal anestesi replacement. Keperawatan.

Published
2024-05-12
How to Cite
Fauzan, D., Sebayang, S., Burhan, A., & Suhendro, S. (2024). GAMBARAN KEJADIAN SHIVERING POST SPINAL ANESTESI PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CILACAP. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 133-143. https://doi.org/10.5281/zenodo.11173343