Transisi Kepemimpinan Dari Musa Kepada Yosua: Kajian Teologi Biblika Tentang Pola Suksesi

  • Fellix Gosal Universitas Klabat
  • Edward Taliwongso Universitas Klabat
Keywords: transisi kepemimpinan, Musa, Yosua, teologi biblika, suksesi, misi perjanjian, regenerasi rohani

Abstract

Transisi kepemimpinan dari Musa kepada Yosua menempati posisi strategis dalam narasi Perjanjian Lama karena menghubungkan generasi eksodus dengan generasi pewaris tanah perjanjian. Penelitian ini berupaya menelusuri bagaimana tema transisi tersebut dikembangkan dalam Bilangan 27:18–23, Ulangan 31:1–8, Ulangan 34:9, Yosua 1:1–9, serta Yosua 3–4, dan apa signifikansi teologisnya bagi pemahaman tentang kesinambungan misi Allah. Dengan menggunakan metode teologi biblika berpendekatan naratif-kanonik, kajian ini menempatkan bentuk final teks sebagai objek analisis utama dan menelusuri lima tema teologis yang muncul, yaitu pemilihan ilahi, pembentukan pemimpin, pewarisan otoritas, legitimasi publik, dan kesinambungan misi perjanjian. Hasil kajian menunjukkan bahwa suksesi Musa–Yosua bukan sekadar peristiwa administratif, melainkan pola teologis yang memperlihatkan bagaimana Allah menjamin keberlangsungan misi penyelamatan-Nya melalui pemimpin-pemimpin yang dipanggil, dipersiapkan, dan diteguhkan oleh-Nya sendiri. Implikasi praktis dari pola ini sangat relevan bagi gereja masa kini, khususnya Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dalam menjawab kebutuhan akan kaderisasi rohani yang sehat serta regenerasi kepemimpinan yang berakar pada panggilan ilahi.

Published
2026-07-20
How to Cite
Gosal, F., & Taliwongso, E. (2026). Transisi Kepemimpinan Dari Musa Kepada Yosua: Kajian Teologi Biblika Tentang Pola Suksesi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(7.A), 113-123. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14706