Pengaruh Pendekatan Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal Sasak terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Sasak terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV pada materi bangun datar di SDN 2 Segara Katon. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih abstrak, berpusat pada guru, dan belum memanfaatkan kekayaan budaya lokal Sasak, khususnya arsitektur Masjid Kuno Bayan, sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 34 orang yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah dinyatakan valid (19 butir) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,782), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 10,68 pada pretest menjadi 14,41 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Sasak berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, sehingga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar.

