Penggunaan Calistung untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Peserta Didik Kelas 2
Abstract
Calistung's definition includes reading, writing and arithmetic skills. Implementation of Calistung should be carried out at the basic education level to strengthen students' literacy and numeracy skills. However, some students at this level still face important challenges in the competency aspects of reading, writing and arithmetic. Therefore, it is crucial to design learning programs that adopt innovative approaches to improve students' literacy and numeracy skills. This research aims to describe how Calistung is implemented, while identifying barriers and finding solutions for instructors when guiding students with difficulties in literacy and numeracy. The data validation process will integrate resources and procedures through a triangulation approach, including observation, interviews and documentation methods. From the research results, it was found that teachers spent additional time implementing the Calistung program for students. The calistung program is often used with various reading materials, letter and number cards, as well as contextual learning techniques. The instructor then distributes books that the children want to read and introduces numbers by performing simple arithmetic operations.
References
Abidin, Z. (2016). Penerapan Pemilihan Media Pembelajaran. Edcomtech, 1(1), 9.
Http://Journal2.Um.Ac.Id/Index.Php/Edcomtech/Article/View/1784/1026
Alfin, J. (2018). Membangun Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Pentas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 60–66.
Asiah, N. (2018). Pembelajaran Calistung Pendidikan Anak Usia Dini Dan Ujian Masuk Calistung Sekolah Dasar Di Bandar Lampung. Terampil : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 5(1), 19. Https://Doi.Org/10.24042/Terampil.V5i1.2746
Dantes, N., & Handayani, N. N. L. (2021). Peningkatan Literasi Sekolah Dan Literasi Numerasi Melalui Model Blanded Learning Pada Siswa Kelas V Sd Kota Singaraja. Widyalaya: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 269–283. Http://Jurnal.Ekadanta.Org/Index.Php/Widyalaya/Article/View/121
Darkun, M. (2019). Pentingnya Memahami Karakteristik Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Arab. An Nabighoh: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Arab, 21(01), 77. Https://Doi.Org/10.32332/An-Nabighoh.V21i01.1541
Ekowati, D. W., Astuti, Y. P., Utami, I. W. P., Mukhlishina, I., & Suwandayani, B. I. (2019). Literasi Numerasi Di Sd Muhammadiyah. Else (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 3(1), 93. Https://Doi.Org/10.30651/Else.V3i1.2541
Eliza, D. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Learning (Ctl) Berbasis Centra Di Taman Kanak-Kanak. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(2), 93.
Https://Doi.Org/10.24036/Pedagogi.V13i2.4286
Kadir, Abdul. (2013). Konsep Pembelajaran Kontekstual Di Sekolah. Dinamika Ilmu, 13(1), 17–38.
Http://Journal.Iain-Samarinda.Ac.Id/Index.Php/Dinamika_Ilmu/Article/View/20
Kamza, M., Husaini, & Ayu, I. L. (2021). Jurnal Basicedu. Jurnal Basicedu, 5(5), 4120–4126.
Https://Doi.Org/10.31004/Basicedu.V5i5.1347
Luh, N., & Ekayani, P. (2021). Pentingnya Penggunaan Media Siswa. Pentingnya Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa, March, 1–16. Https://Www.Researchgate.Net/Profile/Putu- Ekayani/Publication/315105651_Pentingnya_Penggunaan_Media_Pembelajaran_Untuk_Meningkatkan_ Prestasi_Belajar_Siswa/Links/58ca607eaca272a5508880a2/Pentingnya-Penggunaan-Media- Pembelajaran-Untuk-Meningkatkan-Prestasi-
Maulidina, A. P. (2019). Profil Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Berkemampuan Tinggi Dalam Memecahkan Masalah Matematika. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 3(2), 61–66. Https://Doi.Org/10.21067/Jbpd.V3i2.3408
Mendikbud. (2020). Pusat Asesmen Dan Pembelajaran Badan Penelitian Dan Pengembangan Dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Akm Dan Implikasinya Pada Pembelajaran.
Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan Literasi Numerasi Untuk Asesmen Kompetensi Minimum Dalam Kegiatan Kurikuler Pada Sekolah Dasar Muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5), 3413–3430.
Permatasari, A. (2015). Membangun Kualitas Bangsa Dengan Budaya Literasi. Seminar Nasional Bulan Bahasa Unib, 146–156.
Ramdani, E. (2018). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1.
Https://Doi.Org/10.24114/Jupiis.V10i1.8264
Safitri, V., & Dafit, F. (2021). Peran Guru Dalam Pembelajaran Membaca Dan Menulis Melalui Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1683–1688.
Septianti, N., & Afiani, R. (2020). Pentingnya Memahami Karakteristik Siswa Sekolah Dasar Di Sdn Cikokol 2. As-Sabiqun, 2(1), 7–17. Https://Doi.Org/10.36088/Assabiqun.V2i1.611
Surakarta, U. M. (2022). Melatih Kemampuan Public Speaking Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Quantum
. 6(3), 4539–4548.
Tunardi. (2018). Memaknai Peran Perpustakaan Dan Pustakawan Dalam Menumbuhkembangkan Budaya Literasi. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, 25 (3)(3), 69–70.
Wulanjani, A. N., & Anggraeni, C. W. (2019). Meningkatkan Minat Membaca Melalui Gerakan Literasi Membaca Bagi Siswa Sekolah Dasar Dasar. Proceeding Of Biology Education, 3(1), 26–31. Http://Journal.Unj.Ac.Id/Unj/Index.Php/Pbe


