PENGARUH STRES KERJA BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN ALOR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, budaya organisasi, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Alor. Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi, sehingga perlu didukung oleh kondisi kerja yang kondusif, budaya organisasi yang baik, serta sistem kompensasi yang adil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 61 pegawai dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda uji instrumen penelitian, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,000. Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,006, sedangkan kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan stres kerja, budaya organisasi, dan kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,000. Besarnya pengaruh stres kerja, budaya organisasi, dan kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 83,7%.

